Perasaan Ini.. Harus Bagaimana?

Dear my sweetblog..

Aku gak bisa tidur malam ini (lagi) seperti malam-malam kemarin. Begitu banyak peristiwa yang membuatku teringat dengannya. Entah apa yang bisa melumpuhkan segala ingatanku tentang dia. Aku gak mau melukai hatiku terus menerus. Aku gak mau sakit begini terus.

Beberapa bulan yang lalu, aku pernah menulis tentang keresahan hatiku karena perasaanku dengan sahabatku. Apa yang terjadi dengan kita saat ini heii kamu? Kenapa yang selama ini aku takutkan malah terjadi? Kenapa karena adanya perasaan ini kamu malah menjauhiku? Baca lebih lanjut

Iklan

(Lagi-Lagi) Menikah?

Assalamualaikum my sweet blog. How are you?

Udah lama banget gak posting yaa.. Mungkin karena memang hasrat untuk menulis terkalahkan dengan kelelahan karena rutinitas. Tapi jujur aja, memang tempat curhat yang paling asyik itu di blog. Kita bisa bebas mau ngeluarin uneg-uneg tanpa ada yang membatasi pemikiran kita.

Well, kali ini aku mau curhat soal menikah. Umurku sekarang udah 22 tahun dan mulai banyak teman seumuranku yang menikah di usia ini. Agak sedih memang menyadari bakalan banyak teman yang berubah menjadi istri orang lain saat kita masih mau menikmati menjadi lajang. Baca lebih lanjut

I JuST WaNNa cRy…

Sakit banget rasanya cinta dalam hati itu. Kita ingin si dia tahu kalau kita sayang sama dia tapi kita malu buat ngungkapin. Duh.. kenapa sih aku harus menjadi salah satu dari orang itu (ORANG YANG CIDAHA)? Sebenarnya ada kekuatan (ceilah..!!) buat bilang ke dia tapi sayng banget rasanya itu nggak mungkin banget. Seperti yang kita tahu ada hal yang perlu dan ngak perlu diungkapin di dunia ini.Aku cuma bisa menulis puisi.. dan berharap dia baca ini (100% nggak mungkin)….

Red roses are beautiful

They can’t show you how I feel

One day it will withered

It’s beauty will be there no more

But never with my love

It will never withered

It’s beauty will never leave you

It will flourish all the time and cherish you

Even until the end of the world

Seperti kata Brian McKnight,” Someone said that love is blind but they were wrong. You just choose not to see when it’s right before you eyes.” Aku juga merasakan hal yang sama. Bukannya aku cinta buta karena dia sudah ada yang punya tapi aku hanya yakin bahwa dia adalah seseorang yang pantas mendapatkan separuh hatiku untuk saat ini. Aku akan menunggunya, dia yang disiapkan Tuhan untukku..

SPECIAL FIRST DATE

Waahhh…. akhirnya si dia ngajak ngedate! Berarti PDKT selama ini sukses berat tapi first date yang satu ini mesti berhasil donk dan itu artinya kita harus siap-siap!!!

BE PREPARE !! Mulai sekarang,mesti nyiapin mental. Nggak ada lagi mikirin kebetan yang lainnya. Delete juga memori tentang mantan.Sekarang cuma ada si dia.

CARI BAJU!! Namanya jug afirst date berarti first imperrasion si dia penting banget. Jadi pilih baju yang keren tapi juga nyaman.

TES MAKE-UP!! Yang ini khusus cewek. Nggak perlu menor tapi sedikit pakai make up penting juga membuat penampilan kita jadi tambah keren

BERSIH-BERSIH!! Nggak ada salahnya mengupgrade penampilan sedikit. Misalnya srubbing atau waxing bulu kaki( buat yang cewek). Walaupun sedikit  menderita tapi keren kan kalau kulit kita jadi lebih mulus. Buat yang cowok nggak ada salahnya ganti gaya rambut atau pakaian biar surprise saat ketemu si dia.

LATIHAN NGOMONG!! Nggak lucu banget kalau pas ada di depan dia kita jadi bisu mendadak karena grogi. Kalau gitu latihan ngomong dulu aja di depan kaca

JaTuh cINtA KOk tAkUT?

Tahu nggak kalau ternyata ada juga orang-orang yang justru takut setengah mati saat merasa jatuh cinta? Menurut para ahli ketakutan seperti ini disebut philophobia alias phobia terhadap jatuh cinta.

SEPERTI PHOBIA BIASA

Philophobia adalah ketakutan yang kuat banget buat mencintai sesuatu yang sebenarnya tida atau sedikit berbahaya. Cntohnya bagi seorang philophobic,dia akan merasa takut banget buat PDKT sama cowok yang ditaksirnya. Ketika seorang philophobic harus berhadapan dengan cowok yang ditaksirnya dia bisa langsung terserang rasa takut, cemas dan panik. Gejala ini memang mirip dengan rasa nervous kita saat first date bareng cowok yang kita taksir setengah mati. Tapi bedanya, seorang philophoibic merasa takut banget dan insecure padahal wajarnya meskipun kita nervous banget saat ketemu gebetan, tapi kita tetap ingin dekat dengannya. Nah, buat seorang philophobic kedekatan dengan seseorang yang mereka sayangi itu justru malah menjadi ancaman!

ALASANNYA TIDAK RASIONAL

Rasa takut ini yang membuat seorang philophobic menarik diri saat dekat dengan orang ayng dia sayangi. Ada yang takut bakalan ditinggalin sama orang tersebut,ada juga yang merasa tidak berharga lagi untuk orang itu karena merasa melakukan kesalahn padahal mereka tidak melakukan kesalahan apapun. Ketakuta buat jatuh cinta seorang philophobic beda dengan ketakutan orang terhadap sebuah komitmen. Orang yang takut terhadap komitmen masih bersikap normal kalu berhadapan dengan orang yang disukainya, mereka baru cemas saat orang yang dekat dengan mereka mulai maju ke tahap yang lebih seriua. Sedangkan philophobic baru pada tahap PDKT saja sudah sangat cemas,apalagi kalu sampai diajak buat seriua pacaran.

PENGALAMAN NGGAK ENAK

Sebenarnya philophobia merupakan suatu pertahanan bawah sadar terhadap suatu hal. Bisa jadi seorang philophobic mempunyai masa lalu yang buruk. Jatuh cinta yang indah berubah menjadi sebuah trauma emosional. Misalnya ditolak sama orang ayng pertama kalinya dia sukai. Saking sedihnya dia kapok buat jatuh cinta lagi. Apalagi kalau mereka mendengar atau melihat peristiwa yang lebih menyedihkan, mereka tambah tidak percaya lagi dengan yang namanya jatuh cinta. Karena mereka berpikiran kalau jatuh cinta itu nggak enak dan nyeremin. Dan biar sesuatu yang nggak enak dan nyeremin itu nggak terjadi,mereka memilih menghindari cinta.

KUNCINYA BERPIKIR POSITIF

Supaya tidak antipati lagi sama yang namanya cinta,philophobic harus dikenalkan dengan obyek cinta yang positif. Misalnya,sahabat ayng baik atau orang tua yang sayang asama anaknya. Dengan begitu secara perlahan mereka akan sadar kalau cinta itu ada dan nggak nyeremin. Bisa juga dengan sering-sering mendengarkan curhatan mereka karena biasanya mereka sering memendam kesedihannya sendiri.