Angin..

Angin yang semilir siang ini bertiup diantara teduhnya pohon mangga tempatku menunggu seseorang, entah kenapa membuatku teringat lagi tentangmu. Yang setahun ini jauh dariku dan mungkin sudah bersama orang lain. Aku yang tak pernah lagi pedulikanmu, nyatanya masih tersenyum mengingatmu. Baca lebih lanjut

Iklan

Sebuah Janji

Hari itu, lagi-lagi takdir membuatku lebih jauh darimu. Takdir juga yang membuatku tidak bertemu denganmu walaupun kita berada di satu tempat yang sama. Aku baru saja pergi dan saat itulah kamu datang. Ada baiknya, karena aku tidak dapat mendengarmu berkata momen saat di Bali itu sudah kamu lupakan. Kenangan terindahku denganmu. Kau lupakan begitu saja.  Baca lebih lanjut

Beauty or Beast

Wanita seksi adalah wanita yang gak takut keliatan jelek. (Pradikta Wicaksono)
Entah ini kata-kata beneran dari hatinya kak Dikta atau emang dikhususkan untuk membuat cewek sepertiku ini jadi superduper baper, tapi aku sih berharap makin banyak cowok yang berpikiran seperti ini.
Karena hari gini, jadi cantik itu bisa dibilang gampang, secara langsung ataupun tidak langsung. Make up, beauty product from head to toe, plastic surgery, sampai ke beauty apps, semuanya dengan mudah didapat dan juga dipelajari.
Buat seorang cewek, berusaha untuk menjadi ‘cantik’ ini benar-benar melelahkan, seriously. Bahkan untuk memakai ‘no makeup’ makeup saja sudah cukup menghabiskan banyak produk.

Kaya atau Miskin??

Sedih banget ngeliat realita jaman sekarang.
Datang belanja ke toko yang tulisannya CUCI GUDANG, SALE, PROMO naik mobil, pakaian dari atas kepala sampai kaki bermerk, hape super mahal, make up cetaaarr. Bukan penampilan orang miskin. Tapi begitu SPG datang pertanyaan utamanya, YANG PALING MURAH MANA?
It’s okay kalau emang pengen hemat, udah prinsip ekonomi buat selalu mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dengan modal sekecil-kecilnya, aku menyebutnya prinsip ekonomi KAPITALIS.
But it’s all about manner atau sopan santun.

Baca lebih lanjut

LOVE IS A GAME, RIGHT?

LOVE IS A GAME.

Ini adalah permainan siapa yang mati kemudian berteman kenangan atau hidup lalu tertawa dan melupakan.
Tidak ada yang bisa menebak arah kisah itu.
Terkadang aku sering disalahkan karena terlalu sayang.
Dia yang awalnya memberiku senyuman kemudian berubah menjadi pembantai yang menakutkan.
Meyakinkan untuk bertahan tapi dia juga yang menyadarkanku untuk melepaskan.
Hubungan ini terlalu rumit.
Aku berada dizona melangkah pergi namun ditahan, aku bertahan tapi diabaikan.
Kisah itu tidak seindah dulu, entah itu karena ada yang baru atau sulit melupakan masa lalu.
Sakit yang tidak berdarah namun bisa mengguncang tekanan darah. Satu persatu tenaga terkuras dengan pikiran yang meluas. Air mata mengalir deras di balik sekat dinding kamar yang menjadi rahasia terbesar. Lirik lagu bernada miris dan memaksa telinga ikut menangis dengan volume lagu yang sengaja diputar keras.
Menjahit bibir sendiri dan bermain dengan imajinasi dengan mengatakan seandainya saja kisah itu tidak berakhir sedih.
Raga yang membenci jiwa dan jiwa yang mencari sang moodboster terbaiknya.
Baca lebih lanjut