Perasaan Ini.. Harus Bagaimana?

Dear my sweetblog..

Aku gak bisa tidur malam ini (lagi) seperti malam-malam kemarin. Begitu banyak peristiwa yang membuatku teringat dengannya. Entah apa yang bisa melumpuhkan segala ingatanku tentang dia. Aku gak mau melukai hatiku terus menerus. Aku gak mau sakit begini terus.

Beberapa bulan yang lalu, aku pernah menulis tentang keresahan hatiku karena perasaanku dengan sahabatku. Apa yang terjadi dengan kita saat ini heii kamu? Kenapa yang selama ini aku takutkan malah terjadi? Kenapa karena adanya perasaan ini kamu malah menjauhiku?

Aku sudah mulai terbisa denganmu dalam hari-hariku. Pagi, siang, sore dan malamku. Di mataku hanya sosokmu yang aku lihat jauh di dalam mataku. Aku mulai melupakan semua perasaan di masa laluku karena ada hadirmu. Kenapa bisa terjadi seperti ini?

Mungkinkah ini yang dinamakan takdir? Aku dan kamu dipertemukan hanya untuk saling menguatkan, bukan untuk saling memiliki. Tapi bagaimana bisa kamu dengan mudahnya melupakan segalanya? Segala kenangan indah kita, tawa kita, tangis kita.. Bagaimana bisa kamu tega meninggalkanku sendirian di sini meratapi kesalahanku sendirian?

Masihkah aku menjadi sahabatmu? Apakah kamu tahu situasi seperti saat ini yang sangat aku tidak inginkan dari hubungan kita? Aku jatuh cinta sama kamu, kamu juga. Tapi karena suatu hal yang kita berdua tidak bisa prediksi, kamu harus berhenti mencintaiku dan aku harus tega membuang perasaan ini. Kamu tahu betapa sulitnya ini buatku? Melepaskanmu sebagai sahabat dan juga orang yang aku cintai? Kamu tahu betapa hancurnya hatiku saat ini? Aku tahu kamu juga rasakan hal yang sama. Semua aku bisa lihat dari  matamu saat menatapku.

Kamu sudah tidak mau menatapku lagi.

Aku tahu aku sudah menghancurkan semua mimpi kita bersama. Aku sudah kecewakan kamu. Tapi masih bisakah kamu menjadi sahabatku? Bisakah kamu masih tetap dekat denganku? Bisakah kamu masih bercerita banyak hal denganku? Ataukah sudah kau temukan orang lain? Ataukah ini cara Tuhan menjauhkan kita dari hubungan yang selama inii aku jauhi yaitu pacaran?

Hey kamu.. Malam ini mungkin kamu tidur dengan senyum, setelah kamu membalas pesan cewek yang baru hadir di hidupmu. Tapi aku masih di sini memikirkanmu sendirian. Betapa bodohnya aku. Entah kenapa cinta bisa membuatku seperti orang bodoh seperti ini.

Aku hanya ingin mendapatkan kesempatan kedua. Bersamamu. Aku akan berusaha menjaga hatimu selamanya. Tapi bisakah Tuhan memberiku kesempatan itu sekali lagi? Kalau tidak, apa yang harus aku lakukan dengan hari-hariku yang hampa tanpa kamu? Ajari aku melupakanmu tanpa membencimu. Aku tidak bisa membencimu sahabatku, orang yang paling aku sayangi.

Ajari aku melepaskanmu dengan senyuman. Tanpa beban yang tersisa di hati kita. Aku mohon ajari aku tuk bisa melupakanmu, seperti kamu yang mengajariku cara mencintaimu. Kamu bisa bahagia dengan cewek yang lain. Aku ikut bahagia. Tapi kalau kamu sedih dan aku tidak ada untukmu, aku akan menjadi orang yang paling bersedih.

Orang-orang mengira aku mencintaimu karena nafsuku, karena egoku, karena kesombonganku. Tuhan, andaikan mereka bisa melihat betapa beratnya aku harus melupakannya. Melupakan saat dia menjadi sahabatku terutama..

Andaikan aku mencintamu dengan nafsuku, mungkin aku tidak akan pernah menolak ciuman atau pelukan itu. Tapi seringkali aku menolaknya. Aku baru berani memelukmu saat aku bersedih dan membutuhkan kamu di sampingku. Aku mencintaimu tanpa syarat. Tanpa harus kamu dengan mobilmu, kamu dengan uangmu, kamu dengan dandananmu.. Aku cuma butuh kamu di sampingku. Mendengarkan omelanku, cerewetku, tangisanku, dan guyonanku. Aku ingin kamu menjadi teman hidupku. Salahkan harapan ini?

Kenapa semuanya jadi salah menilaku? Kenapa selalu aku yang harus meninggalkan harapan? Apa yang harus aku lakukan untuk memperbaiki semuanya?

Tuhan, aku mohon berikanlah kami jalan yang terbaik dan terindah. Dia sahabatku dan dia orang yang aku cintai. Jika memang aku dan dia tercipta menjadi satu, jangan biarkan kami terlalu lama berpisah. Satukanlah kami dalam ikatan yang suci selamanya. Ijinkanlah aku menemaninya seumur hidupku. Ijinkan aku menyayanginya dan selalu di sampingnya seumur hidupku.

Jika aku dan dia bukanlah jodoh, kumohon jangan biarkan hati ini membencinya seperti dia yang membenciku, Tuhan. Jangan biarkan otak ini menghapus semua memori indah itu, hanya saja tolong simpanlah di tempat yang tepat hingga saat aku mengingatnya, bukan airmata yang jatuh tapi senyuman indah. Tuhan, berikanlah dia jodoh yang terbaik, bahagiakanlah dia Tuhan. Ijinkan dia tersenyum agar aku juga bisa tersenyum. Ijinkan aku bersama laki-laki lain yang juga bisa membuatku bahagia sepertinya. Ijinkan hati ini menyimpan kenangannya dengan indah. Ijinkan aku merasakan kebahagiaan juga.

Tuhan, Engkaulah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Engkaulah Maha Pembolak-balik Hati manusia. Kemarin Engkau membuatnya dan aku saling mencintai, tapi hari ini kami saling menjauhi. Kumohon, dekatkanlah hati kami kembali jika itu memang yang terbaik. Jika seperti ini yang terbaik untukku dan dia, kumohon percepatlah waktu agar aku tidak lagi mengingatnya. Kumohon Tuhan, kabulkanlah.. Aamiin..

Thanks to AVX

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s