UTUH

Assalamualaikum my blog..

Ini udah malem, waktunya orang-orang tepar di tempat tidur. Tapi jujur aja aku gak bisa tidur. Kekenyangan abis makan chicken steak malem-malem dan karena kepikiran sesuatu. Tenang aja ini bukan soal pacar atau dia dia dia kok hhihii..

Jadii, temen yang ngajakin makan chicken steak ini salah satu temen deketku. Anggep aja namanya T. Kita bisa gila bareng, ngakak bareng, stres bareng.. Walaupun beda agama, tapi aku sama dia udah kayak saudaraan. Aku gak bisa bohong di depan dia dan dia juga sama, gak bisa bohong di depanku. Kita berbagi banyak hal, susah senang, tawa tangis..

Beberapa bulan ini T punya pacar baru setelah putus sama pacar LDRnya di Jakarta. Pacar barunya ini jauh lebih muda dibanding T. Yaa lagi jaman kali yaa doyan sama berondong. Eeh tapi kalo cuma beda 3 taun bisa dibilang berondong gak siih.. hehe 😂

Jadi malem ini dia curhat hal yang bikin aku syok. Awalnya sih bahas soal kelanjutan hubungan mereka. Kalau dari ceritanya sih sepertinya bakalan berakhir indah. Karena cowoknya juga menunjukkan tanda-tanda keseriusan. Sudah ada pembahasan soal pernikahan di antara mereka.

Naaah, yang bikin aku kaget pas dia bilang, “kalau aku putus sama dia sama aja aku bunuh diri mbk. Aku udah ngelakuin ‘itu’ sama dia. Aku udah ngasih ‘kehormatanku’ ke dia.”

Di situ aku kaget bgtbgtbgt. Kok dia bisa sampe sejauh itu sih. Bukannya dia menjaga bgt hal yang sepenting itu sama seperti aku? Aku cuma kaget dan berharap itu semua bohong. Tapi ternyata sudah terjadi sejak lama dan dia baru cerita ke aku sekarang.

Aku cuma bisa berharap tidak terjadi hal-hal yang mengejutkan nantinya. Karena aku gak mau T ini terluka atau sedih.

Aku cuma sedikit merenung. Selama ini aku sadar banget, aku gak cantik. Aku gak menarik. Gak heran aku selalu dijadikan teman sama cowok-cowok dan bukan pacar. Buatku itu bukan hal yang penting sih. Yang terpenting kan aku bisa menjaga diriku.

Cuma aku berpikir, apa karena CINTA aku mau menyerahkan ‘kehormatanku’ buat suatu hubungan yang belum pasti? Maksudnya, perasaan manusia bisa berubah dalam sedetik. Apalagi setahun. Belum lagi nanti di waktu pernikahan.

Aku cuma mau ‘itu’ menjadi kado buat suamiku, laki-laki yang menemani sampai akhir hidupku. Aku mau memberikan diriku seutuhnya buat seorang laki-laki yang dengan berani menggantikan ayahku menanggung dosa-dosaku selama di dunia. Apa aku salah? Apa aku terlalu naif? Apa aku ketinggalan jaman?

Jujur aja buatku, dicium di kening itu udah hal yang bisa bikin aku gak bisa tidur berhari-hari. Deg-degan setengah mati. Aku gak mau aja pengalaman itu diambil laki-laki yang belum tentu seumur hidup denganku. Prinsip yang sangat sangat sangat munafik yaa buat beberapa orang. Tapii itulah yang aku pikirkan dan aku perjuangkan.

Apapun yang terjadi, udah banyak peristiwa di sekitarku yang membuatku semakin menjauh dari hubungan terlalu dekat dengan laki-laki. Aku takut aja kalau aku terlalu jauh, aku kebablasan. Sementara untuk menikah juga aku belum siap.

Mungkin aku harus belajar banyak hal untuk jadi lebih bijaksana menghadapi kehidupan. Tidak boleh cepat menilai seseorang atas apa yang dilakukannya. Karena saat orang jatuh cinta, mereka rela melakukan apapun demi pasangannya. Membahagiakannya walaupun dirinya sendiri sakit.

Aku harus lebih bersabar lagi. Menjaga segalanya. Akan ada saatnya laki-laki yang mencintaiku karena AKU akan datang dengan caranya yang indah. Aku tau itu. Dia yang menghormatiku seperti tuan putri. Dia yang akan menjagaku apapun keadaanku. Dia yang mau terluka demi membuatku bahagia. Aku tau dia akan datang. Entah itu kapan. Aku akan tetap menunggumu. Pemilik separuh hatiku.

Aku rasa yang terpenting bukan seberapa mewah pernikahannya, sebagus apapun baju pengantinnya atau secakep apapun riasannya. Buatku yang terpenting, siapa yang akan menikah denganku. Aku akan pastikan dia benar-benar menginginkanku karena AKU, bukan hal yang lain.

Hai kamu, kapan datang menghampiriku? Aku akan menunggumu. Tetap di sini menjaga segalanya sampai kamu datang. Utuh. 😊

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s