Dicuekin atau Nyuekin itu sama-sama ‘SAKIT’

Assalamualaikum my blog dan pembaca yang mungkin nyasar di blogku.. Hehehe 🙂

Hari ini aku mau curhat sedikit mengenai teman. Banyak di antara kita yang mungkin sering mengalami apa yang aku alami kemarin. Sedang jalan-jalan ke mall bareng pacar, tiba-tiba papasan sama teman sekolah dulu. Aku yakin kalau dia kenal aku, secara dia dua tahun pernah jadi teman satu kelas. Dia jalan sama pacarnya.. Pas dia ngelihat aku, aku langsung manggil namanya sekalian ngelambaikan tangan buat ganti say hello. Tapi bukannya dia senyum atau balik ngelambaikan tangan, seakan orang asing aku dicuekin. BAGUS!!

Rasanya saat itu hatiku sakiit banget. Apa dia pangling sama aku karena sekarang aku udah berjilbab? Tapi bukannya kita pernah ketemu di acara pernikahannya teman sekelas dan saat itu aku udah berjilbab. Jujur, aku sakit hati banget dicuekin. Sama aja dia gak mau menyambung silahturrahim denganku. Duuh, jadi nyesel nyapa dia tadi. Sempet nangis juga di deket pacar karena saking ngenesnya aku. Ya siapa coba yang gak sakit hati kalau dicuekin sama temennya sendiri? Atau sekarang dia bukan teman? Hmm.. Itu yang dikatakan pacarku.

Tapi aku mikir lagi. Sebenarnya aku sudah berniat baik ke dia. Tapi dia mengacuhkan niat baikku itu dengan sadis. Ya sudahlah. Mungkin aku benar aku sakit hati tapi cuma sebentar aja. Setelah itu aku sadar, ternyata dia jauh lebih SAKIT dibandingkan aku. Iyaa, kalau aku sakit hati, dia SAKIT JIWA. Sekarang dia katanya alim, ngerti agama. Bahkan Rasulullah saja mengajarkan untuk mengucapkan salam pada orang yang dikenal maupun orang yang tidak dikenal. Rasulullah juga mengajarkan bahwa menyambung silahturrahim itu memperpanjang usia dan memperbanyak rejeki. Tapi dia ini malah mengacuhkan itu semua. Apa namanya kalau bukan SAKIT JIWA?

Intinya, itu hak setiap orang buat jadi yang nyuekin atau yang dicuekin. Tapi harusnya pilih-pilih dulu siapa orang yang pantas buat dicuekin. Apalagi nyuekin orang yang dikenal dan jarang ketemu. Itu siih namanya niat ngajakin musuhan. Tapii sudahlah biarkan saja. Mungkin dia tidak mau kenal dengan aku. Gak masalah. Masih banyak orang yang mau kenal sama aku. 🙂
Mungkin suatu saat aku juga jadi orang yang terkenal. Yaa.. Semoga saja.. Aamiin.. 🙂

Iklan

4 thoughts on “Dicuekin atau Nyuekin itu sama-sama ‘SAKIT’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s