Because Nobody’s Perfect In This World!!!

Haii blogku.. Apa kabar?? 🙂
Assalamualaikum..

Pasti heran dengan judul postinganku kali ini ya? Kok tiba-tiba ngomongin perfect-perfect. Emang tahu perfect itu apa? Perfect itu bahasa inggrisnya kata sempurna. Nah, di sini sering sekali kita dengar orang bilang gak ada yang sempurna di dunia ini. Tapi lucunya, sebagian orang yang mengatakan hal itu sering sekali berusaha tampak sempurna. Nah, bisa bayangkan betapa tidak konsistennya pemikiran mereka. Memang terkadang kita dituntut untuk memberikan yang terbaik dari diri kita. Tapi hal itu tidak sampai membuat kita lupa bahwa kita juga punya batasan. Kita tidak akan pernah mencapai kata sempurna selama kita di dunia.

Manusia itu kan diberi akal sama Allah Swt untuk bisa berpikir dan menggunakan pikirannya itu demi kebaikan bersama. Nah, dengan mempunyai dan menggunakan akal, kita sebagai manusia itu disebut makhluk CIPTAAN Allah Swt yang SEMPURNA. Kenapa aku gedein tulisan ciptaan? Agar kita tidak lupa dengan hakikat kita sebagai manusia, yaitu ciptaan dari Tuhan. Semua yang ada pada kita akan kembali kepada Tuhan. Jadi kesempurnaan kita sebagai manusia itu tidak lebih dari kesempurnaan Allah Swt, Sang Maha Pencipta.

Surat ar-Rahman dalam Al Qur’an adalah surat yang memuat kekuasaan yang amat tinggi dari Allah. Setelah Allah menguraikan beberapa nikmat yang dianugerahkan kepada kita, Allah bertanya: “Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”.  Allah ingin menunjukkan bahwa nikmat yang Allah berikan kepada manusia itu tidak bisa diingakari keberadaannya oleh manusia. Yang bisa dilakukan oleh manusia adalah mendustakannya. Dusta berarti menyembunyikan kebenaran. Manusia sebenarnya tahu bahwa mereka telah diberi nikmat oleh Allah, tapi mereka menyembunyikan kebenaran itu; mereka mendustakannya dan berkhianat.

Contohnya, kita dari lahir sudah diberi tubuh yang baik dan utuh dari Allah Swt yang bisa berfungsi dengan sempurna pula. Tapi ada beberapa orang yang kurang puas dengan apa yang diberikan oleh Allah Swt. Mereka tidak suka dengan hidungnya yang kurang mancung, kulitnya yang kurang putih, matanya yang sipit atau bahkan hal sepele, mulutnya lebar (ndower). Lalu mereka operasi plastik. Merubah semua yang telah ada dan lebih membanggakan hasil ciptaan manusia itu. Inilah yang disebut mendustakan nikmat Allah Swt. Apakah mereka yang melakukan hal tersebut tidak pernah berkaca? Aku rasa mereka selalu berkaca. Tapi setanlah yang merubah pemikiran mereka sehingga mereka termasuk orang-orang yang mendustakan kenikmatan yang Allah berikan.

Berbeda dengan orang yang memang sejak dari lahir sudah Allah berikan ketidaksempurnaan, misalnya bibir sumbing, tidak punya hidung (tapi Alhamdulillah masih ada lubang untuk bernafas), matanya terkena infeksi sehingga tidak dapat melihat atau kulit yang sejak lahir sudah tidak bagus. Mereka boleh melakukan operasi demi kelangsungan hidup mereka. Tapi kebanyakan dari mereka malah tidak punya uang untuk memperbaiki tubuh mereka yang kurang sempurna itu. Lalu apa mereka lantas menyalahkan Tuhan? Tidak!! Justru mereka ini yang paling bersyukur diantara kita. Mereka tahu mereka tidak sempurna sehingga mereka tidak menjadi sombong. Mereka menyadari bahwa yang menciptakan mereka yaitu Allah itulah yang berhak untuk menyombongkan diri.

Sedangkan orang-orang yang tidak bersyukur dan mendustakan kenikmatan dari Allah Swt itu yang sekarang dielu-elukan. Apa itu benar? Apa kita selama ini tidak menyadari bahwa kadang fisik yang baik itu hanya polesan luar yang bisa saja luntur oleh waktu. Tapi jika hati dan akhlak yang baik, tidak akan pernah luntur bahkan sampai orang itu meninggalkan dunia. Jikalau memang orang-orang yang mendustakan kenikmatan itu menggunakan uangnya sendiri, apakah uang itu halal? Kalaupun halal, apakah uang itu dipergunakan untuk sebaik-baiknya? Kalau memang mereka pantas dielu-elukan, seharusnya mereka lebih peduli keadaan orang lain yang tidak sempurna. Mereka menggunakan uang mereka untuk mengoperasi orang-orang yang memang membutuhkan operasi untuk mempertahankan kehidupannya.

Ada seseorang yang dulunya aku anggap teman yang menyindir aku karena status facebookku denga kata-kata, kalau kamu dibayari operasi plastik pasti gak bakalan nolak kan? dasar munafik! Karena dia sudah menghinaku padahal aku hanya berusaha mengingatkan, aku sudah tidak menganggapnya apa-apa lagi. Jawabanku jelas. AKU TOLAK TAWARAN DIOPERASI PLASTIK WALAUPUN DIBAYARI BAHKAN AKU DIBAYAR KECUALI AKU DALAM KONDISI SAKIT!!! Buatku, tubuhku yang sekarang ini sudah sangat indah, sangat sempurna untuk ukuranku. Allah Swt itu Maha Tahu apa yang baik dan apa yang tidak baik buat hambanya. Lalu kenapa aku harus mengubah diriku menjadi seseorang yang lain? Aku akui hidungku pesek, mataku gak bagus, bulu mataku gak lentik, badanku agak berisi. Tapi selebihnya, aku sangat istimewa dan sempurna. Aku bisa bernapas sementara sebagian besar manusia di dunia ini terkena asma, radang paru-paru yang bikin mereka susah napas. Aku bisa berjalan dan melakukan aktifitas sementara sebagian besar manusia di dunia ini ada yang lumpuh, ada yang terbaring skait di kasur RS. Aku bisa melihat dengan baik dan sempurna sementara banyak orang yang tidak bisa melihat, yang punya kelainan mata sehingga butuh alat bantu. Aku bisa berbicara, makan dan tersenyum sementara sebagian manusia di dunia ini bahkan untuk meringis saja susah. Dan yang terpenting adalah, aku bisa berpikir menggunakan akal dan hatiku sementara sebagian manusia di dunia ini terkena penyakit otak ataupun yang otaknya sehat tapi tidak mau berpikir.

Alhamdulillah Ya Allah.. Kau berikan kepadaku nikmat yang begitu sangat besarnya ini. Semoga Engkau selalu melindungi aku dari orang-orang yang tidak baik Ya Allah.. Semoga Engkau membantu mereka yang mata hatinya sudah tertutup sehingga mendustai kenikmatan dariMu. Aamiin 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s