Gunung Merapi

Allah swt membuat manusia dengan berbagai macam sifat yang saling melengkapi satu sama lain. Tujuannya agar setiap manusia bisa saling tolong-menolong. Agar tercipta kerukunan karena timbulnya rasa tenggang rasa serta saling menghargai. Karena seperti yang kita tahu, manusia tercipta dengan segala kesalahan dan kekurangan. Itulah salah satu ajaran Islam, berbagi. Dengan berbagi kita bisa merasakan apa yang orang lain rasakan dan orang lain bisa merasakan apa yang kita rasakan. Sehingga tidak ada yang kekurangan satu sama lain. Nah, kali ini aku ingin bercerita sedikit tentang pengalaman hidupku. ๐Ÿ™‚

Baru kali ini aku menemukan orang dengan tipe seperti ini. Orang yang seperti gunung merapi, kapan saja bila meledak tidak peduli siapapun orangnya pasti akan hancur. Aku sebenarnya kasihan sekali dengan orang ini, sepertinya dia letiiiiih sekali menjalani hidup. Tidak ada kata santai. Mungkin mulutnya bilang ‘oke, aku gak peduli.’ Tapi sebenernya hatinya meronta-ronta ingin segera menyelesaikan tugasnya. Parahnya, orang ini seperti tersesat dan tak tahu harus melangkahkan kakinya ke mana. Sehingga dia selalu marah, marah dan marah.

Mungkin benar, kadang hidup tidak selalu sesuai dengan apa yang kita mau. Tapi itu agar kita selalu bersabar. Mungkin awalnya akan marah karena tidak semua seperti apa yang diinginkan atau bahkan kecewa. Aku pernah seperti itu. Tapi aku tipe orang yang lebih suka memendam perasaan dan mencurahkan lewat tulisan. Jadi semua selesai begitu tanganku selesai menulis. Enak tooh.. Jadi gak berlarut-larut dan gak bikin capek, baik capek bandan, capek hati atau capek pikiran.

Dan akupun orangnya lebih santai menjalani hidup. Kalau ada masalah berat, aku berusaha menyelesaikan semua berdasarkan prioritas utamaku. Jadi menyelesaikan masalah itu bertahap. Tapi untuk orang ini, dia pengennya semua berjalan seperti apa yang dia mau. Kalau gak sama, dia bakalan stres. Seakan-akan tidak ada jalan lain. Masalahpun dia selesaikan secara serempak. Tapi hasilnya malah berantakan. Dan bikin dia stres lagi. Dia sering banget menunjukan kata-kata frustasi seperti, mati aja aku.. Atau bunuh aja aku.. Kalau manusia yang hidup dengan rasa aman dan nyaman, dia gak akan mengatakan hal-hal yang berbau kematian walaupun itu cuma guyon.

Orang tipe gunung merapi ini merasa di dunia ini hanya dirinya yang mendapat masalah berat dan gak mau membagi masalahnya dengan orang lain karena merasa dia sanggup menjalani dan menghadapi masalahnya itu. Mungkin orang tipe gunung merapi ini selalu bersikap mandiri. Tapi semandiri-mandirinya kita, kita masih mahkluk sosial yang butuh bantuan orang lain. Nah, jika masalah yang dihadapi orang tipe ini berhasil diselesaikan oleh dia, dia merasa tenang dan bangga dengan dirinya. Bahkan terlanjur sombong. Tapi jika dia tidak berhasil menyelesaikan, maka yang terjadi adalah kemarahan yang tidak berujung. Dia akan menjadi mahkluk yang paling menyebalkan di dunia ini. Selalu marah dan marah. Lucunya jika penyebab kemarahannya itu orang, dia tidak berani menghadapi langsung dan melampiaskan marahnya ke orang lain. Sakit banget kan?

Aku kasihan sekali dengan orang seperti ini. Karena selama dia tidak bisa mengubah sikapnya, selamanya dia tidak akan bisa hidup dengan tenang. Karena dia tidak bisa relaks menjalani hidup. Selalu saja ada yang dikeluhkan. Dan tidak bisa berbagi kesedihan atau kesusahan dengan orang lain. Beban hidupnya dinikmati sendiri. Rasanya dia lupa kalau Allah swt tidak pernah memberikan beban berat kepada hambanya lebih dari kemampuannya. Mungkin dia berpikir kalau hidup ini cuma tentang dia, dia dan dia. Orang lain atau bahkan sekitarnya itu tidak terlalu penting.

Semoga saja orang yang seperti ini bisa berubah. Bukan demi orang lain, tapi juga demi dirinya sendiri. Lebih banyak orang yang bahagia maka dunia jadi indah. Lebih banyak orang yang tersenyum maka dunia akan jadi lebih ceria. ๐Ÿ™‚

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s