Aku Yakin Bisa. .

Haii my sweetblog.. Rasanya pengen banget setiap hari bisa curhatin semua kegelisahan yang aku alami. Bukan soal cinta atau harta. Tapi lebih penting dari itu semua,pendidikan. Semakin dekat dengan hari pelaksanaan ujian SNMPTN. Aku semakin bimbang. Satu sisi, aku suka dengan kehidupanku sekarang yang sudah jadi karyawan kantoran, tapi sisi lain hatiku punya keinginan besar buat kuliah. Tapi masalah yang aku hadapi gag segampang itu. Banyak pertimbangan yang akhirnya membuat aku semakin bingung dan hanya bisa berharap ada keajaiban untuk aku. Mungkin banyak orang yang bilang, “ngapain siih kamu kuliah Lies? tooh kamu udah punya kerjaan. Kuliah kan juga buat nyari kerja.”

Tapi ada yang bilang kalo rugi banget kalo aku gag kuliah. Contohnya niiih, keluarga sahabatku, Maec. Ayah ibunya seperti menyesalkan kenapa aku gag kuliah. Kata mereka, aku pinter. Maec juga, nyesel banget kalo waktu aku gag kuliah. Jangankan orang jauh, keluargaku juga banyak yang nyesel aku gag bisa kuliah. Ibuku terutama. Ibuku pengen aku jadi sarjana pertama di keluargaku. Tapi melihat kondisi finansial keluargaku sekarang, aku harus berdiri di batas keraguan. Aku kuliah atau gag?

Seandainya mereka tahu betapa sangat inginnya aku kuliah. Bukan buat gaya-gayaan. Tapi buat kehidupanku yang lebih baik lagi di masa depan. Dengan kuliah dan jadi sarjana, aku bisa menaikkan derajat keluargaku. Aku bisa dapat pekerjaan yang lebih baik lagi dan bisa hidup lebih mapan. Memang siih sepertinya terlalu muluk tapi seandainya aku punya kemampuan itu meraih itu semua. Who knows?
Sama seperti aku saat sebelum mendapat pekerjaan. Aku sempat mikir, apa ada kantor yang mau nerima aku? Tapi ternyata ada! Subhanallah..

Aku yang cuma lulusan SMA tanpa ada pengalaman kerja sama sekali, diterima di sebuah perusahaan. Dan syukurlah sekarang gajiku udah naik sesuai dengan level yang aku jalani. Dari apa yang terjadi ini, aku jadi berpikir. Apa aku gag bisa kuliah? Sedangkan buat menjalani dunia kerja (apalagi kantoran), i can handle it! Apa karena biaya saja aku harus menyerah pada kemampuanku?
Kalo seandainya uang itu masalah, aku yakin insya Alla akan ada bantuan dari Allah swt. Yang aku perlu lakukan sekarang memantapkan hati dan meyakini bahwa aku bisa dengan kehendak Allah.

Aku yakin setelah semua yang aku alami sampai sekarang, aku bukanlah cewek lemah yang tidak bisa apa-apa. Aku cewek yang terus dan akan terus berkembang. Mulai dari SMP, saat menjadi anak manja yang cuma bisa minta uang ortu dan main-main sepulang sekolah (nakal yaah aku dulu.. hhehe). Menjelajahi waktu menjadi anak SMA yang berbeda 180 derajat dengan masa SMP, yang harus fullday school sampek jam 4 sore (padahal kalo SMP jam segitu aku masih nongkrong di mall), yang harus sering puasa karena ayah gag sanggup ngasih uang saku (padahal pas SMP dulu aku yang sering nraktir temen-temen) sampe stres karena SMAku berstandar IT yang artinya semua serba cyber (padahal SMP dulu aku gaptek dan gag punya komputer or gadget sejenisnya) dan yang terparah adalah punya temen-temen yang sombooong banget yang hanya mau temenan sama yang seKAWASAn SURABAYA BARAT atau yang ortunya BERDUIT (paraaah banget kan? kalo aja mereka tau dulu aku gimana pas SMP). Dan sekarang aku harus kerja di kantor mulai jam 8 pagi sampe jam 7 malem kalo gag bisa target. Aku menghabiskan waktu 11 jam di luar rumah buat kerja. Dan aku bisa. Aku bisa lewati itu semua.

So, kenapa aku yakin bisa menjalani kuliah sambil kerja? Mungkin gag kerja di perusahaan itu tapi maybe ada yang mau terima aku dan jam kerjanya lebih sedikit sehingga aku masih bisa kuliah. Semoga saja ada yahh.. Amiin. Aku sekarang harus belajar dan berdoa semoga Allah mendengar rintihan hatiku dan mengabulkan semua doa-doaku. Aku takut semakin banyak orang yang meremehkanku dan keluargaku. Aku GAG MAU!! Aku paling tidak suka diremehkan. Karena Allah menciptakan aku dengan kelemahan dan kelebihanku. Kalo mereka meremehkanku berarti mereka tidak bisa melihat kelebihanku atau bahkan mereka iri melihat kelebihanku. Who knows?

Aku gag akan nyerah. Aku akan coba sekali lagi SNMPTN tahun ini dengan bismillah dan dengan tekad yang lebih kuat daripada tahun kemarin. Aku gag peduli ayah gag bisa bayar uang masuk atau gimana, tapi aku yakin akan ada yang bisa menolongku dengan kehendak Allah. Aku yakin bisa. Pengalamanku bekerja membuat aku tahu bagaimana aku bersikap jika sudah bisa kuliah. Aku akan serius demi apa yang akan aku raih. Aku ingin sukses dan membuat keluargaku terutama orangtuaku bangga mempunyai anak seperti aku. Dan adik-adikku bangga bisa punya kakak seperti aku. Dan kakek nenekku yang sudah di surga akan bangga punya cucu seperti aku. Aku tahu Allah Maha Menyayangi aku dan tidak akan membiarkanku sia-sia hidup di dunia ini selama aku mau merubah keadaan dan menerima semua ketentuannya. Aku yakin aku bisa. Bismillah.. 🙂

Iklan

One thought on “Aku Yakin Bisa. .

  1. halo, salam kenal…namaku afif, aku seorang Career Coach. Mungkin aku bisa bantu kamu kasih solusi soal memilih karir yang tepat buatmu. Sebelum, kamu bisa kunjungi blog aku, dan setelah itu kamu bisa kontak langsung. tenang aja, free konsultasi kok, asalkan sudah tinggalkan komentar di blog aku….trims ya ^_^

    Salam SuccessCareer (ACC)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s