The ResuLt..

Hari ini adalah hari pengumuman nilai UNAS dan juga kelulusan siswa SMA se-Indonesia. Seperti sebuah penantian yang lama ditunggu-tunggu sampai gag bisa tidur, akhirnya aku dinyatakan LULUS. Alhamdulillah… Awalnya aku bangga dengan nilai yang aku dapat, apapun hasilnya itu. Hasil itu adalah usahaku sendiri, tanpa ada bantuan orang lain. Hasil yang kudapatkan dari kejujuranku. Tapi seperti yang feelingku rasain sebelum pengumuman, hasil yang aku dapatkan tidak seperti yang aku harapkan. Dan ternyata benar.. Nilaiku memang bisa dibilang ‘selamat’ tapi bukan yang terbaik. Itulah yang sedikit buat aku kecewa (pada awalnya).

Dan ternyata kekecewaan itu gag cuma aku saja yang merasakan. Orangtuaku juga, terutama ayah. Tapi mereka tidak memarah-marahiku, malah mendiamkanku. Ya Allah! Sakit banget didiemin sama ortu itu. Apalagi sebelum pengumuman aku bertengkar sama ayah. Aku tahu mereka kecewa karena nilaiku sangat-sangat jauh dari bayangan mereka dan aku sadar itu.
Nilai Bahasa Indonesia: 9,0. Bahasa Inggris: 7,9. Matematika: 5,9. Fisika:5,9. Kimia: 7,5. Biologi: 7,6. Total: 43,80. Rata-rata: 7,3.

Dan yang lebih menyakitkan dari ini adalah saat aku melihat nilai teman-temanku yang jauh lebih sempurna dibanding aku padahal pada kenyataannya bisa dibilang aku ‘lebih’ dari mereka. Faktor nilai bagus mereka itu bisa saja karena tempat duduk mereka yang strategis dalam arti mungkin mereka duduk di tempat yang jauh dari pengawas dan mungkin mereka duduk dekat dengan teman yang pintar sehingga dapat dengan mudah tanya jawab atau mungkin mereka dapat soal yang sama dengan teman yang duduknya gag jauh dari mereka. Dan kenyataannya, aku tidak memenuhi semua faktor itu. Tempat dudukku gag strategis, dapat soal yang sama tapi jaraknya jauh-jauh banget, dan bagaiman aku bisa tanyajawab dengan sebelahku kalau di depanku sudah ada pengawas yang siap menulis di berita acara.

Tapi sudahlah, Allah punya rencana lain untukku. Nilai itu sekaligus menunjukkan siapa aku di masa SMA. Aku yang gag pintar dibidang mat dan fisika tapi lumayan jago di bidang bahasa sedangkan di bidang bio dan kimia biasa aja. Hmm.. Memang itu kenyataannya kan? Sejak awal aku tidak suka masuk jurusan IPA. Tapi yang namanya takdir tidak bisa begitu aja dihindari. Dan dengan sekuat tenaga aku berusaha bertahan dengan kondisi yang tidak aku sukai sama sekali. Karena aku tahu, apa yang aku rasakan tidak adil, itu adalah suatu keadilan untuk Allah swt.

Apa aku akan terus kecewa dengan keadaan ini? Tidak lhaa… Aku adalah manusia yang tegar menghadapi semua. Aku sadari bahwa lebih baik menderita dan hina di dunia daripada menderita dan hina di akhirat. Dan aku tahu pasti Allah telah menyiapkan suatu rencana yang indah untukku. Aku tahu Allah tidak akan membuatku menderita dan kalaupun pada akhirnya Allah memintaku untuk menikmati penderitaan, aku akan ikhlas menjalani. Karena aku tahu saat meninggal dunia nanti, akan lebih mudah meninggalkan penderitaan daripada meninggalkan kebahagiaan. Dan aku tahu, semua ini sudah tergaris dalam suratannya. Aku sudah berusaha dengan sekuat kemampuanku merubahnya. Dan inilah hasil yang aku dapatkan.

Harapanku sekarang, aku bukan lagi anak SMA. Yang artinya tanggungjawabku akan lebih besar lagi. Aku akan mencoba menjalani semua dengan kekuatanku sendiri dan aku gag mau terus bergantung pada orangtuaku, terutama ayah. Aku akan berusaha dengan kondisiku untuk meraih kesuksesan, tak hanya sukses di dunia tapi juga akhirat. Aku tahu, orang jujur pada awalnya menderita dan sakit tapi seberapa besar kejujuran itu pasti akan menyentuh hati Allah. Dan kesabaran itu suatu saat akan terganti, mungkin bukan aku sekarang yang menikmati. Mungkin anak dan cucuku, itu lebih baik! Karena aku yang awalnya penuh penderitaan mungkin pada akhirnya mempunyai keturunan yang sentosa. Bukankah itu jauh lebih indah? Karena itu, aku gag mau terus bersedih dan menyesal. My life must go on. Dan aku tahu pada akhirnya semua akan indah pada waktunya. Aku akan terus semangat dan tersenyum walaupun itu pahit. Dan aku pasrahkan semua jalanku hanya pada Tuhanku, Allah swt.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s