TeRLaLu Pagi. .

Mentari.. mengapa kau terlalu cepat menyapaku pagi ini
Pagi yang begitu menyesakkan
Menghapus impian di malam sunyiku

Mengapa terlalu pagi kau biarkan cahayamu
Menembus tembok bening kelambu kamarku
Berteriak di depan mataku
dan memaksaku untuk membukanya

Aku terlalu sesak bangun di pagi ini
Terlalu banyak himpitan yang menusuk
Berkatapun terasa pahit
Hanya merintih dan terisak

Dalam belaian peri tidur aku tertawa
Jangan bangunkan aku lagi
Biarkan aku tetap tidur disini
Terlalu pagi. .

Jujur aku gag tau apa yang harus kuperbuat sama keadaanku yang sekarang. Aku mengagumi dua cowok yang emang sepantesnya mereka untuk dikagumi. Tapi aku ngerasa gag pnya apa-apa buat dibanggain ke mereka berdua. Mereka sempurna dengan caranya sendiri. Tapi aku gag akan pernah jadi sempurna.

Andaikan aku miliki keduanya,pasti aku bahagia. Tapi itu semua hal yang sangat gag mungkin banget terjadi. Dari dulu mereka ngerebut hati aku dengan caranya masing-masing yg berbeda. Hingga aku pasti bingung jika harus memilih. Semua terasa kosong dan bohong. Seakan menelan harapanku satu persatu. Satu kali mereka berdua beri harapan tapi saat itu juga mereka hancurkan hingga menjadi remah-remah yg disukai tikus. Sebenernya pantes gag sih aku buat dicintai mereka. Kalo memang aku gag pantes,biarkan aku pergi. Knpa terus membayangi aku? Aku sendiri gag bsa tnpa melihat senyum mereka. Bunuhlah perasaan ini hingga gag berbekas. Buat apa berharap sesuatu yang kosong.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s