TaK tERgOyAHkAN…

6705Kemanakah engkau?
Saat jemari ini sudah lelah memetik senar kehidupan
dimana relief nada yang kuciptakan lebur dan berserakan
tak kutemukan warna lain
tak kutemukan bunyi lain
tapi dari dasar hati ini terus berharap….

Sedikit saja, walau hanya sepercik..
Bagaikan embun yang menempel
pada jendela kamarku di pagi hari,
jangan putuskan harapanku..
karena aku mati tanpa harapan..
Aku hilang tanpa tujuan…
Aku remuk tanpa kepercayaan..

Sementara dunia menertawakanku
mencemooh keluguanku
dan menganggap bodoh mimpiku…
Aku ingin sembunyi
tapi demi seonggok harga diri yang tersisa..
Aku mengangkat wajahku
dan membiarkan mereka meludahiku…

Mereka tak mau aku menunggu,menunggumu…
Mereka tak mau aku setia, setia padamu…
Karena mereka iri,iri padaku…
Di tengah kemelut ini aku masih memegang janjimu..
Namun kemanakah engkau?
Kumohon jangan biarkan kepercayaan ini terkikis waktu…

Aku tak kan meminta yang lain darimu..
Aku tak meminta agar kau tidak menyia-nyiakan aku..
Aku tidak meminta agar kau menghargaiku…
Cukup kau hadir.. Kau ada…
Kau kuatkan pengharapan dan doa ini…
Maka kau membungkam dunia…
Karena semua kan jadi berbeda..

Puisi ini buat seseorang yang setahun lalu menyayatkan luka terdalam di hati aku. Dia tak pernah tahu bahwa masih tersisa ruang kecil di hatiku yang menunggu kata maaf darinya.. Dia mengira aku takkan pernah memaafkannya padahal jika dia datang pada hari itu.. aku akan memafkannya..

Sebentar lagi setahun setelah kejadian itu. Dan aku tak tahu aku masih mengharapkannya.. Walaupun kesalahan besar sudah dilakukannya,tapi aku butuh dia.. Berulang kali aku mencoba melupakannya tapi terlalu banyak hal yang mengingatkan aku dengannya.. Walaupun waktuku dan dia cuma sebentar (sekitar 4 bulan) tapi banyak banget hal yang indah dan tak mudah dilupain…
Mungkin karena ada cinta disana… Dan masih ada cinta disini…

Iklan

20 thoughts on “TaK tERgOyAHkAN…

  1. Apakah hingga detik ini dia belum datang dan meminta maaf padamu ? 🙂

    Semoga saja dia kan datang sesuai yg kau kehendaki 🙂 Amin…

    Salam 🙂

    amin…

  2. waduh, jadi keinget lagunya Kotak – Masih Cinta.
    hehehe..

    kamu..tak tahu rasanya hatiku…

    hhiiyyaa… itu khan soundtrack hidupkuuh mbakk..

  3. Owh.. so sweat,, udah disakitin kok malah ngasi puisi segala,, *pasti ngarep balikan yah,, haha,, trus backsound-nya jadi “putus-nyambung-putus-nyambung-putus-nyambung* haha..

    iieeaaa… ceee pgend dya kembaliii..

  4. cinta..oh..cinta
    dari dulu begitulah cinta, deritanya tiada akhir… 🙄
    :mrgreen:

    ya sudahlah, smoga kautemukan yg terbaik kawan!!

    thxxx…

  5. He…hehe,,,,,,,,,,
    Hiksss.hiks.
    Rasanya sakit banget.
    Tp salut baget nih..,

    Masih ada kata maaf dan arapan ketika hati sudah tersayat.

    maacaakk cehh… hehehe

  6. menyentuh juga ha…

    Ah ja, cinta hanya sebentuk kata, namun selalu saja menyisakan luka dan bahagia,..

    Bagus tulisannya, semangat ja…
    jangn terpaku pd satu kesedihan, yakin bahwa kan berlalu.

    trimakaciihh..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s