SeNyUM =)

Senyum tidak selalu berarti bahagia. Pernah ketemu orang yang luarnya kelihatan ‘hahahihi’ tapi sebenarnya punya beban hidup yang berat? Atau mungkin kita sendiri selalu tertawa di balik penderitaan? Huhuhu… hidup seperti ini mamang pedih! Terkadang kita harus menyembunyikan kesedihan lewat senyuman (sok) manis, agar orang lain tidak tahu perasaan kita yang sebenarnya.

Emosi itu wajar sekali terjadi,bahkan untuk emosi yang paling negatif sekalipun. Emosi itu sesuatu yang kita rasakan dalam hati kita, jadi kalau kita diam dan tidak menampilkan emosi, jangan harap orang lain tahu apa yang kita rasain. Tapi kita juga harus ingat,kita nggak hidup sendiri di dunia ini. Ada orang lain yang berinteraksi dengan kita dan kita nggak bisa bertindak semaunya.

Maka nggak semua emosi bisa ditampilkan. Harus lihat dulu situasi dan kondisi yang terjadi di sekitar. Menurutku, orang yang dewasa harus bisa mengatur diri dengan baik.Harus bisa beradaptasi dengan lingkungan dan mengatur jadwal tampilnya sebuah emosi. Ada saatnya emosi harus ditampilkan dan ada saatnya emosi ditahan.

Jadi tahu donk kenapa ada orang yang selalu tersenyum saat sedang susah? Bukannya mereka gila,tapi itu menunjukkan bahwa mereka mampu mengatur emosi. Contohnya: aku punya seorang teman yang setiap ngumpul bareng dia selalu tersenyum, sekalipun tidak pernah cemberut. Yang buat aku senang sama dia, dia mudah banget ketawa bahkan untuk hal yang sedikit lucu. Aku kaget banget saat dia cerita kalau dia punya masalah yang berat banget di keluarganya. Hal itu yang ngebuat dia mudah banget tertawa saat kumpul bareng  karena buat dia, senyum kecil itu tidak ada saat dia ada di rumahnya.

Terus apa aku men-cap dia dengan label ‘palsu’  karena bersikap tegar saat overloaded? Tentu aja tidak. Justru aku kagum banget karena dia bersikap dewasa dengan mengatur emosi. Jadi apakah dengan mengatur emosi, artinya kita tidak jadi diri sendiri? Tentu saja tidak begitu!  Mengatur emosi bukan berarti kita menghilangkan atau mengabaikan emosi. Yang kita lakukan adalah mengaturnya sehingga emosi yang tidak sesuai dengan sikonnya bisa ditahan sebentar.

Bagaimana cara mengaturnya… kalau aku biasanya lihat sekeliling dulu. Setelah itu pilih emosi paling tepat untuk ditampilkan. Biasanya aku mencoba tersenyum saat sedang marah. Kalau emosi negatif sudah tidak bisa ditahan, langsung cari tempat sepi atau private untuk melampiaskan. Atau yang ini, menulis buku harian dan curhat ke teman dekat.

Tersenyum pas lagi kesal atau sedih itu susah, tapi harus dicoba caranya…. Jangan buru-buru senyum saat sedang kesal/ bete. Malah kelihatan nggak rela, take your time dan coba ‘sembunyi’ dulu di toilet atau kamar sampai perasaan sedikit mereda. Sekarang tarik napas secara perlahan dan terarur kemudian pejamkan mata dan buat diri kita relaks. Feeling better? Sekarang bilang sama diri sendiri bahwa kita bisa menjalani smua dengan lancar dan tenang. Always positive thinking. Dan ingat satu hal ini: Jadilah dewasa dimanapun kita berada.

Iklan

5 thoughts on “SeNyUM =)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s