MasIH MaU meRoKOk?

AWALNYA PENASARAN

Penasaran,ternyata salah satu alasan yang bikin banyak remaja (termasuk kita sendiri) mencoba-coba buat merokok. Gimana nggak? Hampir di setiap tempat dengan gampangnya kita dapat menemukan orang yang sedang merokok.Kita pun jadi penasaran seperti apa rasanya merokok itu?Terkadang rasa itu dapat kita pendam tapi kadang-kadang godaan dari lingkungan sekitar termasuk teman-teman membuat kita goyah.

BIAR GAUL. Ada yang mengaku kalau dia merasa diterima lingkungan (baca:teman-teman) kalau dia sudah merokok.Akhirnya rokok dijadikan semacam senjata biar dibilang keren,gaul dan bisa diterima oleh lingkungan sekitarnya.Hal ini mungkin bisa jadi jawaban kenapa banyak orang terpaksa merokok.Apalagi untuk seorang cowok, ada anggapan kalau cowok tidak merokok berarti dia nggak cowok. Malah sekarang banyak anak cewek yang merokok dengan pedenya. Bisa jadi hal ini karena merokok sudah menjadi tren.Padahal menurut saya cewek yang merokok belum tentu gaul.Kalau kepribadiannya aneh dan nggak bisa berteman ,tentu dia tidak bisa dibilang gaul,meskipun setiap kali nongkrong selalu merokok.

MEROKOK= DEWASA.Merokok juga dianggap merupakan bentuk pernyataan diri.Menganggap bahwa sikap ini bisa nunjukin kedewasaan dan kebebasan berperilaku. Ada seorang temanku yang merokok karena nilai ujiannya jelek,sering dikecewakan cowok dan keluarganya selalu menekannya. Mungkin karena tertekan dia jadi merokok.Bisa jadi itu bentuk protes terhadap situasi yang tidak dia sukai.Atau mungkin dia ingin dianggap dewasa.

Banyaknya contoh orang dewasa yang merokok membuat remaja seusia kita mengkaitkan kebiasaan tersebut dengan faktor kebiasaan. Akhirnya banyak deh yang merokok biar dianggap dewasa. Menurutku remaja yang merokok dengan alasan biar dianggap dewasa malah menunjukkan kalau mereka sebenarnya tidak dewasa. Kalau mereka dewasa mana mungkin melakukan sesuatu yang akan merugikan diri mereka sendiri.Iya nggak?

AKHIRNYA KETAGIHAN.Gawatnya bila kita sudah ketagihan merokok,kita bakalan susah banget buat melepaskan kebiasaan itu.Hal ini karena nikotin dalam kandungan rokok punya daya adiksi yang sangat besar! Efek rokok memang tidak langsung terlihat, baru setelah 20-25 tahun kemudian efek negatifnya akan muncul.

Makanya banyak yang berpikir mereka terhindar dari bahaya rokok padahal diam-diam dalam tubuh mereka zat-zat beracun sudah menggerogoti tubuh mereka.Meskipun begitu beberapa efek rokok yang bisa langsung terlihat dalam penampilan sehari-hari misalnya kandungan tar dalam rokok bisa membuat gusi jadi hitam lalu menimbulkan karang gigi yang akhirnya bikin bau mulut! Kalau kita sering merokok, bibir kita juga bisa jadi pucat dan pada jari-jari tangan kita terdapat bercak berwarna kuning karena pengaruh tar…

PEROKOK PASIF LEBIH BAHAYA.Selain perokok aktif yang punya resiko tinggi terserang berbagai penyakit ternyata perokok pasif juga lebih beresiko lagi. Karena perokok pasif menghirup asap rokok dua kali lipat. Yaitu asap yang keluar dari ujung rokok( disebut asap samping) dan asap yang dihembuskan oleh para perokok aktif(disebut asap utama). Kesadaran akan bahaya perokok pasif inilah yang mendasari pemerintah untuk membuat larangan merokok di tempat-tempat umum.

Meskipun dengan alasan gaul,biar dicap dewasa atau karena alasan lainnya,mungkin nggak ada salahnya juga kita berpikir ulang,kenapa mesti merokok? Soalnya kita masih tetap bisa gaul, menjadi dewasa dan dihargai kok tanpa menjadi ‘budak nikotin’. Bener nggak?

Iklan

One thought on “MasIH MaU meRoKOk?

  1. merokok “dapat” merusak kehatan (dapat minta, dapat nyomot dll), la… kalo rokoknya “beli” gimana donk? wekeke…

    yagh.. jgn beli rokok.. donk..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s