Beauty or Beast

Wanita seksi adalah wanita yang gak takut keliatan jelek. (Pradikta Wicaksono)
 
Entah ini kata-kata beneran dari hatinya kak Dikta atau emang dikhususkan untuk membuat cewek sepertiku ini jadi superduper baper, tapi aku sih berharap makin banyak cowok yang berpikiran seperti ini.
Karena hari gini, jadi cantik itu bisa dibilang gampang, secara langsung ataupun tidak langsung. Make up, beauty product from head to toe, plastic surgery, sampai ke beauty apps, semuanya dengan mudah didapat dan juga dipelajari.
Buat seorang cewek, berusaha untuk menjadi ‘cantik’ ini benar-benar melelahkan, seriously. Bahkan untuk memakai ‘no makeup’ makeup saja sudah cukup menghabiskan banyak produk.
 
Tapi yang lebih menyedihkan lagi adalah laki-laki. Mereka membuat wanita merasa harus selalu tampil ‘cantik’ tapi mereka sendiri tidak pernah peduli dengan penampilannya.
Mereka bisa gitu yaa dengan cueknya jalan sama cewek tanpa peduli bajunya, celananya atau sepatunya matching atau tidak. Mereka juga cuek-cuek aja tanpa parfum atau cologne. Dan amazingnya, kebanyakan cewek gak pernah PROTES seperti, “Kamu bisa gak pakai jaket yang lain? Yang itu gak matching sama t-shirtmu.” Kebanyakan cewek DIEM. Memaklumi kalau cowok emang tercipta untuk menjadi cuek (walaupun tidak semuanya sih).
Coba kalau misalnya cewek itu pakai baju yang kurang matching, mereka dengan entengnya bilang,”Kok kamu pakai baju itu sih? Gak cocok banget tau gak, kayak pakai baju tidur.” Padahal si cewek butuh setengah jam buat milih baju, nyocokin warna dan outfit, endingnya dibilang ‘kayak baju tidur’. Kenapa kita sebagai cewek harus selalu TAMPIL CANTIK SEMPURNA?
 
Mau diajakin makan di pinggir jalan aja, sebagai cewek harus banget gitu pakai lipstik, pakai alis, bedak dua kali tepuk. Duileeeh, di pinggir jalan mah siapa yang mau ngeliatin? Apalagi kalau mau diajakin kondangan, bisa-bisa dandan hampir 2 jam di depan cermin padahal kondangan cuma 15 menit. Dan gara-gara makin banyaknya cowok jenis kayak gini, sebagaian besar cewek jadi ‘trauma’ buat tampil apa adanya. Padahal mah kalau udah nikah ntar emang kita disuruh pakai makeup 24 jam sehari? Gak kan??
 
Setiap wanita itu cantik, hanya saja beberapa laki-laki emang gak tau dimana letak kecantikan itu. Dan sebagai cewek, justru momen membanggakan itu dibilang cantik tanpa memakai make up atau aplikasi apapun dan gak takut dibilang jelek karena yakin dia emang cantik.
Jadi kalau kalian dideketin banyak cowok karena foto profile atau foto instagram kalian cantik karena make up atau aplikasi, aku rasa jangan terlalu bangga deh.. Sorry banget kalau ada yang ngerasa tersindir. Jangan ngerasa sok cantik.. Kalau emang beneran cantik, ngapain juga butuh ‘pendukung’ seperti make up atau beauty apps, right? ‘Biar ngehits Alies kayak cewek-cewek kekinian.’ Iya deh, terserah kalian aja..
 
Tapi buatku pribadi yaa, daripada sibuk menjadi ‘cantik’, lebih baik aku sibuk menikmati kehidupan. Misalnya niih, daripada aku sibuk merhatiin lipstikku yang ngeblur kemana-mana saat makan padahal udah makan ‘cantik’ ala putri keraton, lebih baik aku menikmati makananku dengan lahap doong.. Daripada aku capek pake high heels biar keliatan lebih tinggi dan memberi kesan dewasa lebih baik pakai sneakers atau flat shoes bahkan sandal jepit karena lebih nyaman buat jalan-jalan. Mau dibilang gak kayak cewek atau cewek yang gak care sama penampilan, buatku siih bukan masalah.
 
Yang penting, sebagai cewek aku tau kapan harus pakai make up tebal, setengah tebal atau ‘no makeup’ make up yang tipis-tipis. Dan yang terpenting, aku gak takut keliatan jelek selama itu menjadi diriku sendiri daripada aku keliatan ‘cantik’ tapi menjadi orang lain. Karena yang terpenting itu cantik dari dalam hati daripada cantik cuma dari kulit luarnya aja. Wes akeeehh lak iku gaeesss..
Ya sudahlah, segini dulu yaa kecerewetanku di malam ini. Semoga di malam-malam selanjutnya aku punya topik yang bisa dicerewetin hhehe.. Oiya, kalau ada yang tersinggung, mohon maaf sebesar-besarnya yaa karena ini cuma uneg-uneg aja siih. Buat yang setuju, aku tunggu deh komentar atau pengalaman pribadi kalian. Buat cowok yang kebetulan lagi baca ini, semoga mulai mengubah pola pikir yaa.. Setidaknya sih jangan cuma protes aja ke cewek sekalian dibarengi tindakan. Kalau gak suka bajunya, yaa beliin baju yang oke. Kalau gak suka make upnya, yaa beliin make up yang cocok. Kalau si cewek gak bisa make up yaa daftarin ke beauty class. Intinya sebagai cowok, jangan cuma protes dan mau bagusnya aja, oke? Buat sesama ladies, be yourself aja yaa.. It will make you more beautiful.
See you next time, guys.. Hope you enjoy it.. 😀

Baca lebih lanjut

Kaya atau Miskin??

Sedih banget ngeliat realita jaman sekarang.
Datang belanja ke toko yang tulisannya CUCI GUDANG, SALE, PROMO naik mobil, pakaian dari atas kepala sampai kaki bermerk, hape super mahal, make up cetaaarr. Bukan penampilan orang miskin. Tapi begitu SPG datang pertanyaan utamanya, YANG PALING MURAH MANA?
It’s okay kalau emang pengen hemat, udah prinsip ekonomi buat selalu mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dengan modal sekecil-kecilnya, aku menyebutnya prinsip ekonomi KAPITALIS.
But it’s all about manner atau sopan santun.

Baca lebih lanjut

Good Bye 2016

Assalamu’alaikum my sweet blog..

Hari ini tanggal 31 Desember 2016. Hari terakhir di tahun 2016. Banyak banget yang sudah aku lewati di tahun 2016 ini. Bahagia, sedih, susah, kecewa, dan terluka. Tapi pada akhirnya, semua itu adalah perjalanan yang aku harus lewati untuk mencari arti hidupku. Sedihnya, sampai sekarang aku masih belum juga mendapatkannya. Arti dari hidupku. Baca lebih lanjut

LOVE IS A GAME, RIGHT?

LOVE IS A GAME.

Ini adalah permainan siapa yang mati kemudian berteman kenangan atau hidup lalu tertawa dan melupakan.
Tidak ada yang bisa menebak arah kisah itu.
Terkadang aku sering disalahkan karena terlalu sayang.
Dia yang awalnya memberiku senyuman kemudian berubah menjadi pembantai yang menakutkan.
Meyakinkan untuk bertahan tapi dia juga yang menyadarkanku untuk melepaskan.
Hubungan ini terlalu rumit.
Aku berada dizona melangkah pergi namun ditahan, aku bertahan tapi diabaikan.
Kisah itu tidak seindah dulu, entah itu karena ada yang baru atau sulit melupakan masa lalu.
Sakit yang tidak berdarah namun bisa mengguncang tekanan darah. Satu persatu tenaga terkuras dengan pikiran yang meluas. Air mata mengalir deras di balik sekat dinding kamar yang menjadi rahasia terbesar. Lirik lagu bernada miris dan memaksa telinga ikut menangis dengan volume lagu yang sengaja diputar keras.
Menjahit bibir sendiri dan bermain dengan imajinasi dengan mengatakan seandainya saja kisah itu tidak berakhir sedih.
Raga yang membenci jiwa dan jiwa yang mencari sang moodboster terbaiknya.
Baca lebih lanjut

Jangan Jadikan Aku Istrimu

Assalamualaikum my sweetblog..

Tiba-tiba hari ini ada seorang teman yang repost postinganku di facebook. Penasaran juga apa sih yang dia repost, soalnya jarang-jarang ada yang ngepost tulisanku yang kebanyakan curhat. Hahaha.. Pas aku buka, eeh ternyata tulisan yang aku copas juga dari tetangga sebelah. Karena udah cukup lama jadi aku lupa ngepost dari siapa. Yang penting ini juga isi hatiku sebagai perempuan juga sih yaa.. Semoga yang bisa bermanfaat juga buat pembaca laki-laki dan perempuan di sini. Enjoy it! 🙂 Baca lebih lanjut

Menjagamu Di Hatiku

Dear my sweetblog,

Hari ini hari minggu. Dari semalem rasanya hujan turun tanpa henti, dereess banget. Pagi ini aku terbangun dengan perasaan campur aduk. Lepas dari pengasingan diriku, ternyata aku masih mengingatnya. Otakku tidak bisa berhenti memikirkannya. Aku meridukannya..

Padahal di sana dia sudah melupakanku. Dia sudah menghilangkanku dari pikirannya. Kenapa aku begitu sulit? Apa karena perasaanku yang begitu besar untuknya? Mau sampai kapan perasaan ini pergi? Perasaan manusia itu mudah berubah, tapi kenapa selalu aku yang sulit berubah? Orang lain bisa dengan mudahnya mengikat hubungan dengan orang baru dan memutuskan hubungan dengan orang itu tapi kenapa aku tidak bisa?

Baca lebih lanjut

Perasaan Ini.. Harus Bagaimana?

Dear my sweetblog..

Aku gak bisa tidur malam ini (lagi) seperti malam-malam kemarin. Begitu banyak peristiwa yang membuatku teringat dengannya. Entah apa yang bisa melumpuhkan segala ingatanku tentang dia. Aku gak mau melukai hatiku terus menerus. Aku gak mau sakit begini terus.

Beberapa bulan yang lalu, aku pernah menulis tentang keresahan hatiku karena perasaanku dengan sahabatku. Apa yang terjadi dengan kita saat ini heii kamu? Kenapa yang selama ini aku takutkan malah terjadi? Kenapa karena adanya perasaan ini kamu malah menjauhiku? Baca lebih lanjut